Daerah

UPDATE!!! ODP dan PDP Covid-19 di Kabupaten Banjar

0

Pasca diumumkannya satu kasus positif Corona Virus Diesase 2019 (Covid-19) di Kalimantan Selatan. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Banjar mengalami peningkatan cukup pesat.

Dalam kesempatannya. Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Banjar, Mokhamad Hilman mengumumkan telah terjadi kenaikan 20 ODP di Kabupaten Banjar dalam satu hari.

“Hari ini jumlahnya naik menjadi 58 ODP, ditambah 1 orang statusnya naik menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sekarang sudah diisolasi di rumah sakit rujukan,” kata Hilman, di Command Center Barokah, Mahligai Sultan Adam, Martapura, Senin (23/03) siang.

Kenaikan tersebut, diungkapkan Hilman, lantaran sebelumnya belum terdata oleh Gugus Tugas. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat tetap tenang dan pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya agar masalah ini dapat tertangani.



Berkaitan akan hal tersebut, dirinya juga meminta agar masyatakat melaksanakan isolasi diri dengan menerapkan belajar dan bekerja di rumah selama 14 hari.

“Kami meminta agar masyarakat jangan keluar rumah dahulu supaya kami bisa mendapatkan kondisi terkini kasus ini di Kabupaten Banjar, karena kita tidak tahu persis apa yang terjadi. Semoga dalam 14 hari ke depan tak terjadi apa-apa,” harapnya.

Pemkab Banjar melalui Gugus Tugas juga telah memantau orang-orang yang keluar masuk perbatasan, sehingga terkumpul data sebagai bahan pengambilan kebijakan.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Diauddin membantah kenaikan jumlah ODP di Kabupaten Banjar ini berkaitan dengan pasien positif Ulin 1 yang dikatakan memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Banjar.

“Untuk riwayat perjalanan Ulin 1 yang berkembang di media sosial masih kita pertanyakan. Tapi kenaikan ini tak ada hubungannya dengan Ulin 1,” tegasnya.

Diauddin mengungkapkan ODP di Kabupaten Banjar kebanyakan memiliki perjalanan ke daerah yang terinfeksi Covid-19.

“Kenaikan ini bisa dibilang terjadi karena mobilitas warga kita cukup tinggi,” ucapnya.

Diauddin meminta agar masyarakat segera melaporkan jika ada keluarga yang datang dari daerah yang terjangkit ke Fasilitas Kesehatan terdekat.

You may also like

More in Daerah

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *