Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga, Kodim 1006/Martapura dan Disperidag Banjar Pantau Pasar

0

Komando Distrik Militer (Kodim) 1006/Martapura melaksanakan pemantauan harga sembako bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaen Banjar, di Pasar Batuah Martapura, Jumat (20/03).

Kegiatan pemantauan harga sembako dilakukan secara intensif dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 1006/Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto dan Kepala Disperindag Banjar, I Gusti Made Suryawati, serta diikuti Komando Rayon Militer (Koramil) jajaran Kodim 1006/Martapura.

“Kegiatan ini merupakan upaya dalam rangka menjaga stabilitas harga sembako di pasar-pasar tradisional, karena pada situasi seperti ini sangat rentan dimanfaatkan pihak tertentu dalam mengambil keuntungan sepihak. Situasi seperti ini rawan dan rentan, jelang Puasa dan Lembaran, apalagi animo masyarakat terkait Covid -19,” jelas Dandim.

Saat melakukan pemantauan, Ada beberapa sembako harganya naik secara signifikan, terutama Gula pasir dan Bawang putih melambung harga, semula sebelumnya gula pasir per kilogram 14.000 rupiah secara bertahap naik 18.000 ribu, bawang putih melonjak naik menjadi 40.000 ribu per kilogram, ayam potong juga terjadi kenaikan, per ekor 50.000 ribu.



Menurut pengakuan salah satu pedagang sembako, Hj.Rahmani menuturkan bahwa harga sudah naik harganya dari distributor ke pedagang, secara otomatis kami pedagang juga harus menaikan harga, tidak mesti hari ini saja kenaikan tersebut, nanti beberapa hari kedepan pun kita tidak tau apa harga turun atau naik tergantung distributor

Hj. Rahmani juga menuturkan, selain dagangannya naik, juga sangat prihatin dengan warga, kasihan pembeli tidak bisa belanja, kami sebagai pedagang akan merugi karena dapat dipastikan tidak laku, karena kemahalan,” Ucapnya”

mengetahui hal tersebut, Dandim menegaskan kepada Distributor bahwa apabila terdapat pelanggaran seperti penimbunan sembako secara sepihak, maka dirinya akan berkoordinasi dengan bulog, Polres Banjar serta Pemerintah Daerah, untuk melakukan tindakan tegas mengatasi oknum-oknum nakal tersebut.

“Danramil dan juga Babinsa sudah kita minta untuk terus berupaya melakukan pemantauan tempat penggilingan beras dan gabah petani di wilayah masing-masing, sehingga harga jual hasil pertanian mereka tetap sesuai dengan harga yang ada di pasar,” tutupnya

Kepala Disperindag Kabupaten Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan pihak terus melakukan pemantauan, terkait harga sebagian sembako naik itu karena antara pedagang dan distributor.

“Kami tidak boleh lengah karena kebutuhan sembako naik akan menindaklanjuti hal tersebut. Inikan jelang Puasa dan lebaran ditambah lagi adanya himbauan pemerintah ada Covid -19.

“Langkah ini akan kita ambil untuk ke distributor karena dari sana bermula harga. Hari ini kami bersama Dandim Martapura Observasi ke gudang stok gula Benteng Asia sejahtera, ditemui para petugas administrasi bahwa gula tidak ada kenaikan harga jual tetap 15.800,” ungkapnya

You may also like

More in Ekonomi

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *